Showing posts with label Politik. Show all posts
Showing posts with label Politik. Show all posts

Tuesday, April 2, 2013

PEMERINTAH "RESHUFFLE" Kabinet LAGI....


BERITA ONLINEKU - Posisi Menteri Keuangan (Menkeu) akan kosong mulai Mei mendatang lantaran Agus Martowardojo akan mengisi kursi Gubernur Bank Indonesia (BI). Kekosongan tersebut menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Hatta Rajasa bisa menggeser posisi menteri lain.

"Reshuffle kabinet bisa saja terjadi, kemungkinan tidak satu diganti, bisa saja lebih dari satu," kata Hatta ketika Berita Onlineku jumpai di Yangon, Myanmar, Selasa (2/4) waktu setempat. 
Namun, Hatta enggan menyebut nama-nama kandidat yang memenuhi syarat sebagai pengganti Agus Marto. Ia hanya mengisyaratkan kemungkinan tidak terjadi pertukaran posisi antara Agus Marto dan Darmin Nasution yang saat ini menjabat sebagai Gubernur BI. "Feeling saya, tidak (Darmin)," ujarnya.

Reshuffle kabinet kemungkinan bisa terjadi jika jabatan yang ditinggalkan Agus Marto digantikan oleh menteri yang saat ini masih menjabat. Sejumlah nama kandidat yang muncul di kalangan masyarakat berasal dari Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, antara lain Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregal, hingga Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Armida Alisjahbana. 

Agus Marto bakal meninggalkan kursi Menkeu setelah dipilih Komisi XI DPR RI untuk menduduki jabatan sebagai Gubernur BI. Mantan Direktur Utama Bank Mandiri tersebut akan menggantikan Darmin Nasution yang habis masa jabatannya pada 22 Mei 2013.

Monday, March 18, 2013

Ani Yudhoyono Dilarang Menjadi KETUM


JAKARTA -- Ani Yudhoyono dianggap lebih pantas menjadi calon presiden pada pemilu 2014 ketimbang calon ketua umum Partai Demokrat. Apalagi, nama ibu negara itu sempat disebut sebagai capres dan mendapat respon positif. Sementara ketua umum Demokrat hasil kongres luar biasa (KLB) tak bisa menjadi capres.  

"Saya lebih setuju Ibu Ani maju sebagai calon presiden pada pemilu presiden dan wakil presiden 2014. Daripada maju sebagai calon ketua umum pada forum KLB," kata anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Melani Leimena Suharly di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (18/3).

Ia pun mengusulkan kepada ketua majelis tinggi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk tidak mengusung Ani sebagai calon ketua umum. Meski pun ia mengusulkan agar cara aklamasi dapat disepakati oleh seluruh peserta kongres. Jika pemilihan ketua umum dilakukan secara terbuka dan dipilih melalui mekanisme voting, maka akan terjadi kontestasi terbuka sehingga mungkin saja terjadi polemik opini.

Tujuannya agar elektabilitas partai naik. Karena, jika muncul polemik lagi maka akan sulit untuk meningkatkan elektabilitas yang telah merosot tajam. "Figur yang terpilih sebagai ketua umum, siapa pun dia, maka harus rela meninggalkan jabatan lamanya untuk berkonsentrasi memimpin partai," katanya.


Redaktur : Mansyur Faqih
Sumber : Antara